kelak kau akan pergi tanpaku
kelak aku harus sanggup tanpamu
kelak kita harus tinggal di bawah dua atap yang berbeda
Filed under: poetry | Tagged: manis bagai kue | 3 Comments »
kelak kau akan pergi tanpaku
kelak aku harus sanggup tanpamu
kelak kita harus tinggal di bawah dua atap yang berbeda
Filed under: poetry | Tagged: manis bagai kue | 3 Comments »
Kita tidak harus menggantinya, bahkan kita tidak boleh menggantinya.
Kita harus lanjutkan hidup tidak hanya dengan mengganti isinya, tapi juga pembungkusnya.
Hanya ada satu yang merupakan yang terbaik, biarlah itu menjadi apa adanya.
Filed under: poetry | Tagged: manis bagai kue, menarikku, penuh perhatian, sepi, tak terpisahkan | 4 Comments »
Julukanku untuk sahabat yang tengah kuharapkan dapat menempatkanku di hatinya =).
Filed under: special friends | Tagged: aman, indah bagai nada, kaku, manis bagai kue, senyuman | 4 Comments »