Kemarin siang, temanku mengalami kecelakaan sepeda. Tiang sadel sepeda yang ia naiki patah ketika ia sedang mengendarainya. Sadel sepeda adalah tempat duduk di sepeda. Jadi, bisa kalian bayangkan, tempat kita duduk selama bersepeda tiba-tiba jatuh?

Seat post adalah tiang yang patah
Dari cerita yang kutangkap darinya, saat kejadian itu terjadi, ia sedang bersepeda di jalanan yang menurun di depan Hotel Royal Dago, Bandung. Berikut kronologis yang berhasil kutangkap:
Ketika sedang bersepeda, seat post-nya tiba-tiba patah dan ia terjatuh ke arah belakang sepeda. Karena jalannya menurun, sepeda itu masih melaju. Jadi, dengan kedua kaki menapak di bawah, kedua tangan masih memegang sepeda dan berusaha mengerem, ia berlari mengikuti laju sepeda. Sepedanya berjalan sedikit terlompat-lompat akibat rem yang begitu mendadak di jalan yang menurun. Selama sepedanya terlompat-lompat, perut temanku terantuk dengan tiang sisa patahan seat post yang masih menempel di sepeda.
Akibat dari kecelakaan ini adalah sebuah luka berbentuk lingkaran di perut temanku. Menurut temanku yang lainnya, ia beruntung karena sisa patahannya berbentuk lingkarang utuh. Jika sisa patahannya berbentuk seperti tombak, luka di perutnya akan menjadi sangat parah.
Pertanyaan yang akan dibahas di sini adalah “Kenapa tiang tersebut bisa patah?”
Jawabannya adalah karena tiang tersebut begitu tipis. Menurut kakakku yang melihat patahannya, tiang itu bak terbuat dari alumunium tiang jemuran. Jelas sudah bahwa tiang setipis itu pasti tidak akan kuat untuk dinaiki oleh temanku. Lagipula tiang tipis itu memang berbahaya dinaiki siapapun .
Berikut akan kupaparkan apa saja yang perlu kalian perhatikan sebelum memilih onderdil sepeda dan mengendarai sepeda
.
Dalam memilih seat post, pilih seat post yang panjang jika kita ingin memiliki sepeda bersadel tinggi. Selalu pastikan panjang seat post yang tertanam di dalam sepeda ada di batas aman. Jangan pernah memposisikan sadel terlalu tinggi sehingga seat post yang tertanam di dalam sepeda sangat pendek. Jangan pernah menyambung seat post karena seat post adalah tumpuan seluruh beban kita selama bersepeda. Pilih seat post yang memiliki ketebalan standar. Kalau terlalu tipis, kejadian di atas dapat terjadi pada Anda. Kalau terlalu tebal, sepeda menjadi terlalu berat.
Pilih stang sepeda yang lebar-sempitnya sesuai dengan ukuran tubuh kita. Jangan terlalu lebar karena sepeda menjadi kurang lincah, jangan pula terlalu sempit karena mengurangi kestabilan sepeda. Sebelum bersepeda, pastikan baut-baut pada stang terpasang kencang. Pernah ada kejadian, seorang anak hendak membuat sepedanya berjalan hanya pada roda belakang, ia mengangkat stang sepedanya. Karena ada baut yang tidak terpasang dengan kencang, ketika ia menhentakkan stang sepedanya ke atas, stang tersebut lepas dan ia terjatuh.
Pesan terakhir, selalu periksa semua baut, rem, dan rantai sebelum bersepeda. Selamat bersepeda :p.
Filed under: stories | Tagged: aman | Leave a Comment »
kepingan-kepingan yang lengkap akan menjadi sebuah cerita

Sahabat yang satu ini bukanlah sahabat yang mudah dijadikan sahabat. Kadang, aku merasa apa yang aku dapat dari persahabatanku dengannya tidak sebanding dengan apa yang aku lakukan untuk menjadi sahabatnya. Namun, kakakku berkata, “Dalam persahabatan tidak ada kata tidak mendapat karena memang sesungguhnya tidak ada pemberian yang sengaja diberi, namun semuanya dilakukan dari hati tanpa rencana.” Perkataan ini membuatku yakin sampai saat ini untuk tetap bersahabat dengannya.




